Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! 4 Pelaku Pemalsuan Riset Ternyata Jebolan UNY
Advertisement . Scroll to see content

Hebat, Perempuan Indonesia Ini Masuk 100 Orang Paling Berpengaruh Dunia 2021 Versi Time

Kamis, 16 September 2021 - 18:03:00 WIB
Hebat, Perempuan Indonesia Ini Masuk 100 Orang Paling Berpengaruh Dunia 2021 Versi Time
Profesor Adi Utarini. (Foto: World Mosquito Program)
Advertisement . Scroll to see content

“Saya ingin mendengar bagaimana dia (Uut) berhasil meyakinkan orang-orang untuk membiarkan dia melepaskan sekawanan nyamuk di sekitar lingkungan mereka,” ungkap Melinda. 

Ya, di daerah itu, Uut memimpin pelepasan nyamuk-nyamuk aedes aegypti ke lingkungan permukiman penduduk sebagai cara untuk memberantas wabah demam berdarah dengue (DBD). Caranya itu tentu saja terbilang kontroversial.

Mungkin banyak yang bertanya-tanya, “mau membasmi penyakit, tapi kok malah menyebarkan hewan pembawa penyakit itu?” Tenang dulu. Nyamuk-nyamuk yang dilepaskan Uut dan timnya adalah nyamuk yang sudah mengandung bakteri wolbachia. 

Keberadaan bakteri alami tersebut membuat virus dengue jadi tidak bisa bereplikasi di dalam nyamuk Aedes aegypti. Dengan begitu, nyamuk itu pun menjadi tidak berbahaya lagi.

Metode itu ternyata terbukti manjur dalam menekan wabah DBD. Setelah melakukan uji terkontrol secara acak sejak 2016, pada Agustus 2020 Uut mengumumkan bahwa penggunaan nyamuk ber- wolbachia berhasil mengurangi kasus DBD sebesar 77 persen selama periode penelitian.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut