Gempa Bumi Susulan Terus Guncang Melonguane Sulut, BMKG Catat Ada 109 Kali
BMKG berharap, masyarakat tidak panik dan membantu menenangkan warga, karena gempa susulan merupakan mekanisme yang wajar terjadi setelah terjadi gempa bumi besar.
Selain itu, masyarakat diharapkan tetap waspada, terutama apabila terjadi kerusakan pada bangunan yang ditinggali.
"Segera informasikan jika ada gempa yang dirasakan. Kami selaku operator akan terus mengupdate jumlah gempa susulan yang terjadi," ujarnya.
Pada Rabu (18/1), pukul 13.06 WIB wilayah laut Maluku diguncang gempa tektonik, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 7,0.
Episenter gempa terletak pada koordinat 2,80 derajat Celsius LU, 127,03 derajat Celsius BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 124 kilometer arah selatan Melonguane, pada kedalaman 71 kilometer, gempa tersebut akibat deformasi batuan dalam lempeng Laut Maluku.