Dubes Jerman Kagum dengan Kerukunan Umat Beragama di Sulut
“Nantinya kita memerlukan peranan wanita untuk menjadi motor dalam keluarga dalam membicarakan kerukunan. Karena pendidikan utama yang ada di pendidikan informal adalah keluarga, oleh sebab itu kita butuh dialog-dialog kerukunan antar umat beragama," tuturnya.
Menariknya, dalam dialog tersebut Dubes Jerman untuk Indonesia ini membuka hubungan kerja sama dengan FKUB di bidang pendidikan.
“Jadi akan ada pertukaran-pertukaran masyarakat untuk studi di Jerman, jadi anak-anak kita bisa disekolahkan di Jerman. Tentunya pembicaraan kerja sama ini akan saya teruskan kepada Bapak Gubernur Sulut Olly Dondokambey, karena hasil pertemuan ini sangat luar biasa,” ucapnya. .
Hadir dalam dialog tersebut pimpinan dari MUI, NU, Muhammadiyah, Keuskupan, KGPM, Pimpinan Buddha, Pimpinan Konghucu dan Hindu serta Asisten I Pemprov Sulut Denny Mangala dan Kadis PTSP Sulut Franky Manumpil.
Editor: Cahya Sumirat