Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terlilit Utang, Wanita Muda di Tanggamus Buat Laporan Palsu ke Polisi Korban Perampokan
Advertisement . Scroll to see content

Dililit Utang Rp70 Triliun, Harga Saham Garuda Indonesia Anjlok

Selasa, 25 Mei 2021 - 14:50:00 WIB
Dililit Utang Rp70 Triliun, Harga Saham Garuda Indonesia Anjlok
Pesawat Garuda Indonesia.
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Nasib saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) di Bursa Efek Indonesia (BEI) kini anjlok. Memburuknya harga saham Garuda ini terjadi pascakabar perseroan menawarkan pensiun dini bagi karyawan dan memiliki utang sekitar Rp70 triliun. 

Pada perdagangan Senin (24/5/2021) atau tiga hari setelah kabar manajemen Garuda Indonesia mengenai program pensiun dini, harga GIAA mengalami penurunan Rp22 atau 6,96 persen ke Rp294 per saham. 

Tekanan terhadap saham GIAA masih berlanjut pada perdagangan Selasa (25/5/2021). Pada pembukaan perdagangan, GIAA langsung turun Rp12 menjadi Rp282 per saham. Data RTI menunjukan, hingga pukul 14.00 WIB, GIAA telah terkoreksi 20 poin atau 6,80 persen menjadi Rp274 per saham. 

Dalam sebulan terakhir saham GIAA mengalami penurunan 10,37 persen dan dalam tiga bulan terakhir turun 14,53 persen. Frekuensi perdagangan saham GIAA mencapai 3.255 kali dengan 30,57 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp9,09 miliar. Price Earning Ratio (PER) -0,36 dan market cap sebesar Rp7,61 triliun. 

Pada Jumat (21/5/2021), Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Tbk, Irfan Setiaputra, mengumumkan program pensiun dini bagi karyawan. Menurut dia, kebijakan tersebut ditempuh Garuda untuk pemulihan kinerja perusahaan terkait dampak pandemi Covid-19 yang masih berlangsung dan situasi perekonomian yang belum pasti. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut