Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : TNI AD Investigasi Peluru Nyasar Lukai 2 Warga di Kampus UNP, Libatkan Polda Sumbar
Advertisement . Scroll to see content

Dankormar Kunjungi Evert Julius Ven Kandou, si Pengangkat Jenazah 7 Pahlawan Revolusi

Rabu, 12 Agustus 2020 - 15:01:00 WIB
Dankormar Kunjungi Evert Julius Ven Kandou, si Pengangkat Jenazah 7 Pahlawan Revolusi
Dankormar Mayjen TNI Suhartono mengunjungi pelaku sejarah pengangkat jenazah Pahlawan Revolusi korban G30S/PKI, Pelda KKO (Purn) Evert Julius Ven Kandou di Desa Kedung Rejo, Muncar Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (11/8/2020). (Foto: iNews.id/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI Suhartono mengunjungi pelaku sejarah pengangkat jenazah Pahlawan Revolusi korban G30S/PKI, Pelda KKO (Purn) Evert Julius Ven Kandou. Pelda KKO Evert diketahui merupakan salah satu dari dua prajurit KKO yang hingga kini masih hidup.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Korps Marinir Letkol Marinir Gugun Saeful Rachman mengatakan, Dankormar mengunjungi pahlawan revolusi itu di Desa Kedung Rejo, Muncar Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (11/8/2020). Kunjungan itu sebagai bentuk empati dan memberikan semangat kepada Pelda KKO Evert, pelaku sejarah pengangkat jenazah korban G30S/PKI di Lubang Buaya, Jakarta Timur.

"Kedatangan Dankormar tersebut merupakan salah satu wujud perhatian dan dukungan dari Korps Marinir TNI AL kepada Pelda KKO (Purn) Evert Julius Ven Kandou yang saat ini menderita sakit," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (12/8/2020).

Gugun menuturkan, Pelda KKO Evert kini menderita sakit asam urat dan keretakan tulang lutut kaki kiri akibat jatuh saat di kamar mandi. Setiap hari Senin dan Kamis, dia rutin melakukan terapi di Rumah Sakit Al Huda Genteng Banyuwangi.

Untuk diketahui, Pelda (Purn) KKO Evert Julius Ven Kandou merupakan salah satu yang diberikan tugas oleh Komandan KKO AL saat itu, Mayjen Hartono, untuk mengangkat tujuh perwira tinggi TNI AD yang menjadi korban tragedi tanggal 30 September 1965 di Lubang Buaya. Ada sembilan personel pengangkat jenazah tujuh Pahlawan Revolusi itu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut