China Pertimbangkan Campur Vaksin Covid-19 karena Kalah Manjur dengan Produk Lain
China kini memiliki empat vaksin yang sudah mendapat persetujuan penggunaan publik di dalam negeri.
Seorang pejabat mengatakan, negara itu kemungkinan akan memproduksi total 3 miliar dosis vaksin Covid-19 hingga akhir 2021.
Vaksin virus corona yang dikembangkan Sinovac memiliki efektivitas sedikit di atas 50 persen dalam uji klinis di Brasil. Studi terpisah di Turki menghasilkan efektivitas 83,5 persen.
Sejauh ini belum ada data final dari hasil uji klinis vaksin buatan Sinopharm. Namun berdasarkan pengujian sementara, dua vaksin yang dikembangkan unitnya memiliki efektivitas masing-masing 79,4 dan 72,5 persen.
Angka itu masih di bawah efektivitas produk Pfizer yang berada di angka 95 persen, demikian pula dengan Moderna.
Kedua produsen vaksin China telah mempresentasikan data produk mereka pada Maret lalu yang menunjukkan tingkat kemanjuran sesuai dengan syarat yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Editor: Cahya Sumirat