Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Pelaku UMKM di Minut yang 5 Bulan Mati Suri dan Bertahan di Tengah Pandemi

Sabtu, 21 November 2020 - 16:43:00 WIB
Cerita Pelaku UMKM di Minut yang 5 Bulan Mati Suri dan Bertahan di Tengah Pandemi
Produk UMKM oleh-oleh khas Sulut nike tore Manado. (foto: Okezone/Subhan Sabu)
Advertisement . Scroll to see content

MINAHASA UTARA, iNews.id - Meynio Sumendap, salah satu pemilik UMKM Nio's asal Minahasa Utara sempat terpukul akibat pandemi Covid-19. Usaha jajanan oleh-oleh khas Manado yang dia kelola sempat mati suri selama lima bulan.

Namun perlahan, dia mulai berusaha bangkit dengan kembali memproduksi nike tore, salah satu oleh-oleh khas di Sulawesi Utara.

Mey menceritakan, sebelum pandemi penjualan nike tore laris manis. Dia memasarkannya di toko souvenir, ritel modern, bahkan tak sedikit permintaan lewat media sosial untuk pengantaran ke Jakarta, Surabaya, Medan, Papua, Sorong, Ternate hingga Makassar.

"Ketika itu sebelum Covid-19, omset rata-rata bisa sampai Rp36 juta per bulan," ujar Mey-sapaan akrabnya, Sabtu (21/11/2020).

Semua berubah ketika pandemi melanda. Praktis permintaan menurun drastis. Ritel modern dan toko souvenir mulai menghentikan permintaan, dampaknya omset bulanan anjlok sampai 90 persen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut