Cegah Imigran Masuk, Mantan Menhan AS Bilang Donald Trump Ingin Kerahkan 250.000 Tentara
Namun, kata Esper, Miller menjawab dengan mengatakan, “Tidak, kita membutuhkan seperempat juta pasukan (tentara),” katanya sambil menirukan ucapan penasihat Trump tersebut.
Esper mengatakan, para pejabat di Departemen Pertahanan AS (Pentagon) ternyata sudah melaksanakan rencana itu tanpa sepengetahuannya. Akan tetapi, dia segera menghentikannya ketika Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata AS, Mark Milley, mengetahui bahwa rencana Trump itu sedang dikerjakan.
Apalagi, kata Esper, Amerika Serikat tidak memiliki 250.000 tentara untuk dikirim ke perbatasan. “Dan untuk apa (mereka dikerahkan ke sana)?” ucapnya.
Menurut dia, rencana itu diusulkan pada musim semi 2020, ketika gelombang imigran tiba di perbatasan selatan AS untuk mencari suaka.
Jika pengerahan tentara kala itu disetujui, tindakan tersebut akan menjadi penggunaan militer Amerika terbesar di negeri Paman Sam sejak Perang Saudara AS (1861–1865).