Cap Go Meh Manado Dipadati Ribuan Warga, 10 Tangsin Tampilkan Atraksi Ekstrem
Para tangsin mempertontonkan aksi tusuk mulut dan membacok punggung di atas 14 kio atau kereta. Meski terlihat ekstrem, atraksi tersebut tidak menimbulkan luka pada tubuh mereka.
Tokoh Agama Tri Dharma Jelimmy Binsar mengatakan perayaan ini menjadi momen sakral bagi umat untuk memanjatkan doa.
"Kita bersyukur sekali atas kehadirat Tuhan yang maha kuasa, di mana hari ini umat Tri Dharma diberi kesempatan untuk bermohon doa kepada Tuhan," ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Dia menambahkan umat Tri Dharma meyakini kehadiran roh suci dalam prosesi tersebut membawa berkah bagi masyarakat.
"Kita sangat yakin, pada hari ini Tuhan akan mengutus para malaikat untuk turun ke dunia dalam rangka penyelesaran alam agar rakyat sejahtera, sandang pangan tercukupi," katanya.
Dalam kepercayaan umat Tri Dharma, roh tangsin diyakini sebagai wakil dewa yang turun ke bumi untuk menebus kesalahan manusia demi kemakmuran dan kejayaan serta menumpas kejahatan.
Cap Go Meh merupakan puncak perayaan Imlek atau purnama pertama di tahun 2577. Selain menjadi agenda keagamaan, perayaan ini juga merupakan event pariwisata tahunan yang digelar umat Tri Dharma bersama Pemerintah Kota Manado.
Editor: Donald Karouw