Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bakal Punya Dua Rumah Sakit Berstandar Internasional, Singkawang Dilirik Investor
Advertisement . Scroll to see content

Cabuli 100 Mayat Perempuan, Petugas Rumah Sakit Ini Rekam Sendiri Aksi Bejatnya

Minggu, 07 November 2021 - 14:41:00 WIB
Cabuli 100 Mayat Perempuan, Petugas Rumah Sakit Ini Rekam Sendiri Aksi Bejatnya
Ilustrasi mayat di kamar jenazah RS. (Foto: Ist.)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id – Terdakwa bernama David Fuller (67) yang merupakan petugas rumah sakit mengaku telah membunuh dua perempuan pada 1987. Tak hanya itu, dia juga mencabuli sedikitnya 100 mayat perempuan, termasuk anak-anak, di kamar jenazah.

Dia merupakan warga Heathfield, East Sussex, Inggris. Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tinggi Maidstone, pekan ini, Fuller mengaku telah menyerang Wendy Knell dan Caroline Pierce di Tunbridge Wells, 34 tahun silam.

Sebelumnya, Fuller juga mengakui telah melakukan pelecehan seksual di dua kamar mayat rumah sakit di Kota Kent selama 12 tahun.

“Ini adalah kasus yang mengejutkan. Kejahatan yang menjijikkan ini dapat menyebabkan kemarahan dan keprihatinan publik,” kata Menteri Dalam Negeri Inggris, Priti Patel, dikutip dari BBC, Minggu (7/11/2021).

“Saya juga ingin mengenang Wendy Knell dan Caroline Pierce, dua perempuan muda yang nyawanya direnggut secara brutal lebih dari 30 tahun yang lalu. Saya harap keluarga mereka dapat menemukan ketenangan setelah melihat keadilan akhirnya ditegakkan,” ucap Patel.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut