Bupati Gorontalo Utara Lestarikan Pesantren Literasi setiap Ramadhan
"Ini gagasan sangat brilian. Umat Islam diajak untuk memahami kandungan Al-Quran melalui budaya literasi. Sebagaimana memahami kandungan Surah Iqra. Yaitu, Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan," ujar Sabri.
Kata dia, dengan makna kandungan ayat ini, tentu akan diperhadapkan dengan tradisi taqwa dan tradisi membaca, melalui salah satu langkah jitu Bupati Thariq yang sangat relevan dengan kondisi zaman kita saat ini, melalui pesantren literasi.
Ia pun turut mengajak umat Islam khususnya para peserta pesantren literasi 'PelitaQu' untuk terus menggali ilmu pengetahuan dengan semangat totalitas diri mempelajari kandungan Al-Quran melalui budaya literasi.
"Jangan setengah-setengah, agar kita bisa mendapatkan Nurul artinya cahaya dalam ilmu dan bukan Narun yang artinya api kesesatan. Saya sepakat dengan pak bupati, kita bersama-sama melestarikan pesantren literasi ini di setiap Ramadhan," katanya.
Editor: Cahya Sumirat