Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Angin Kencang Terjang Pidie Jaya, Belasan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang
Advertisement . Scroll to see content

BRIN: Perubahan Iklim Picu Peningkatan Cuaca Ekstrem di Indonesia

Senin, 03 April 2023 - 14:29:00 WIB
BRIN: Perubahan Iklim Picu Peningkatan Cuaca Ekstrem di Indonesia
Peneliti klimatologi dari Pusat Riset Sains dan Teknologi Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

 Sementara itu, untuk wilayah Jawa bagian timur, Lombok, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, hujan ekstrem meningkat selama musim kemarau.

 Cuaca ekstrem mengalami eskalasi skala spasial yang semakin luas dan skala temporal yang lebih panjang, sehingga membangkitkan kejadian ekstrem di atmosfer membuat skala dampak yang ditimbulkan menjadi masif dan luas.

 Menurut Erma, terdapat perbedaan antara cuaca ekstrem dan kejadian ekstrem. Cuaca ekstrem biasanya terjadi untuk skala yang lokal di suatu wilayah tertentu dan memiliki durasi kejadian yang singkat, kurang dari sejam atau maksimal sekitar dua hingga tiga jam.

Sementara itu, kejadian ekstrem secara waktu lebih lama, karena memiliki setidaknya dua ciri, yakni persisten atau bertahan lama dan sustain atau terus berlanjut.

Secara skala spasial pun lebih luas karena mengacu pada gangguan cuaca skala sinoptik dalam rentang skala spasial ratusan hingga ribuan kilometer.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut