Batal Investasi di IKN Nusantara, Pendiri Softbank Kehilangan Kekayaan Rp358 Triliun
Perwakilan SoftBank mengatakan, perusahaan juga memberikan pinjaman kepada beberapa eksekutif sebagai bagian dari program insentifnya, dengan tujuan untuk membeli saham perusahaan. Untuk membantu membiayai saham di T-Mobile, SoftBank meminjamkan 515 juta dolar AS kepada Marcelo Claure, mantan COO Softbank yang mengundurkan diri pada Januari lalu karena sengketa kompensasi dengan Son.
Tahun lalu, peruahaan mencetak laba kuartalan terbesar dan sahamnya naik ke rekor tertinggi. Daftar Coupang dan platform pengiriman DoorDash Inc. membantu mengimbangi kerugian dari WeWork, Greensill Capital dan Wirecard.
Namun Alibaba, investasi terbesar SoftBank telah kehilangan 35 persen tahun ini. Semua kecuali tiga dari 23 saham yang didukung oleh Son telah jatuh di bawah harga IPO, dan biaya mengasuransikan utang perusahaan terhadap default telah meningkat lebih dari dua kali lipat.
Kendati demikian, SoftBank tidak mengubah strategi. Setelah membayar kembali pinjaman senilai 10 miliar dolar AS yang dijamin oleh saham Alibaba, dia melakukan utang baru senilai 6 miliar dolar pada Desember 2021. Dan bulan lalu, menurut sumber anonim, Son meminta bank-bank yang berperan dalam daftar potensial perancang chip Arm Ltd. untuk menyediakan dana 8 miliar dolar AS.
Apalagi Son tetap optimistis musim dingin akan segera berakhir. "Kita akan melihat musim semi cepat atau lambat, dan kita terus menabur benih. Dengan mantap, benih itu tumbuh," ucap Son, bulan lalu.
Editor: Cahya Sumirat