Banjir Rendam 727 Rumah Warga di Gorontalo dan Bone Bolango, 3.233 Jiwa Terdampak
"Banjir ini mengakibatkan 508 kepala keluarga atau 1.454 jiwa terdampak dan 398 unit rumah terendam. Upaya penanganan darurat terus dilakukan BPBD Bone Bolango dengan dukungan dari TNI/Polri, Tagana dan pemerintah desa setempat," katanya.
Korban banjir ada yang mengungsi di Kecamatan Suwawa Timurm tepatnya di kantor camat dan rumah warga setempat. Namun sebagian sudah kembali ke rumahnya masing-masing untuk membersihkan dan ada juga yang masih bertahan di lokasi pengungsian karena tempat tinggal mereka belum bisa ditempati.
Dia menjelaskan, warga yang masih berada di lokasi pengungsian tercatat di kantor camat sebanyak 15 KK atau 65 jiwa dan di rumah warga ada 19 KK.
Kendala yang dihadapi termasuk jaringan komunikasi terganggu karena pemadaman listrik sehingga menghambat koordinasi dan pendataan.
Pemkab Bone Bolango telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor selama 14 hari ke depan untuk memfasilitasi upaya pemulihan.
"Pemerintah setempat telah mendirikan posko dapur umum untuk memberikan bantuan makanan kepada korban yang mengungsi. Kebutuhan mendesak yang diperlukan termasuk makanan siap saji, perbaikan tanggul di Dusun Panggulo dan normalisasi sungai di muara Sungai Bone untuk mencegah banjir lebih lanjut," ujar Abdul Muhari.
Editor: Donald Karouw