Anggota TNI AD di Gorontalo Diduga Meninggal Tak Wajar, Keluarga Minta Bantuan Presiden
"Kami keluarga sungguh tidak percaya dan tidak terima. Kenapa baru semalam ditelepon sakit, paginya sudah meninggal. Kalau pun adik kami sakit parah kenapa tidak dibawa ke rumah sakit, tapi ini adik kami meninggal hanya di ruang kesehatan," tulisnya.
Setelah meninggal, jenazah Candra langsung bawa pulang ke kampung halaman. Setelah tiba dan difoto lalu dikirimkan ke orang tua, keluarga kami terkejut melihat kondisi jenazah.
"Kami keluarga merasa hancur melihat keadaan adik kami seperti itu. Kalau adik kami meninggal dengan sakit kenapa matanya biru mulutnya, tangannya seperti menahan kesakitan. Setelah melihat foto adik kami seperti itu, ayah saya dengan berat hati putuskan untuk diautopsi," katanya.
Dia menjelaskan, jenazah diautopsi pada tanggal 20 Juli 2021. Namun sampai saat ini keluarga belum menerima hasil autopsi penyebab kematian.
"Kata mereka nanti disidang akan tahu hasil autopsinya bagaimana. Tapi sampai saat ini sudah lewat ibadah 40 hari kepergian adik kami, keluarga belum dikabarkan kapan sidang akan dilakukan," ucapnya.