Akhir Tragis 4 Tokoh PKI Dalang Gerakan 30 September, Seluruhnya Dieksekusi Mati
Dia menyebarkan tulisannya itu ke media massa dan dalam bentuk buku. Meski seorang komunis, namun dia sangat mendukung paham Marhaenisme yang dikembangkan Soekarno.
Ketika tragedi pembantaian 7 perwira TNI AD terjadi di tahun 1965, Aidit orang yang paling dicari. Dia dituntut harus bertanggung jawab atas apa yang sudah dilakukan partainya. Banyak kontroversi dan persepsi terkait akhir hayat Aidit.
Beberapa sumber menyebut, Aidit dieksekusi mati di sebuah sumur di Jawa Tengah pada 22 November 1965.
Doel Arif
Letnan Satu (Lettu) Doel Arief ditunjuk langsung sebagai pelaksana tugas penculikan para perwira TNI AD pada 1 Oktober 1965 dini hari. Perintah semula, para jenderal harus dibawa dalam keadaan hidup karena bertujuan untuk diculik. Namun, saat kegiatan penculikan ada yang dieksekusi.
Doel mengeluarkan perintah jika jenderal harus dibawa dalam keadaan hidup atau mati. Hal itulah yang menyebabkan rencana awal menjadi kacau balau.