Hadiah Tahun Baru, Polisi Ini Dapat Rumah dari Kapolresta Manado
Emi Farhan (55) salah seorang saksi mata mengatakan melihat percikan api dari dalam rumah Suban Kadjuju. Karena panik, dia mengambil air dan menyiram ke arah meteran listrik yang konslet, namun api justru lebih membesar dan mulai merambat ke seluruh bagian rumah.
"Melihat api semakin besar, saya kemudian lari dari dalam rumah dan berteriak ada kebakaran," kata Ny Emi.
Mendengar teriakan tersebut, warga yang ada di sekitarnya menjadi panik. Ditambah lagi dengan api yang begitu cepat membesar karena saat kebakaran terjadi angin bertiup sangat kencang.
Api dengan cepat membakar rumah semi permanen yang ada disampingnya.
Suban Kadjuju menuturkan api berasal dari kulkas di dalam rumahnya. Saat itu dirinya sedang tidur-tiduran menunggu waktu shalat Azhar dikagetkan dengan suara teriakan kebakaran.
"Saat keluar api sudah membesar sampai di plafon," kata Suban.
Delapan unit Damkar Pemkot Manado tiba dibantu warga turut berusaha memadamkan api. Si jago merah baru bisa dipadamkan sekira pukul 17.30 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Editor: Cahya Sumirat