Adaptasi Kebiasaan Baru, Kemenparekraf Benahi Wisata Sumaru Endo di Minahasa
"Jadi di sini kami bantu dengan penyediaan alat cuci tangan, wastafel. Kemudian kami bantu bersih-bersih, yang rumputnya mulai tumbuh kami rapikan sama-samalah. Yang kita inginkan ini semacam trigger agar pariwisata di daerah segera berbenah lagi," katanya, Jumat (9/10/2020).
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi (Kadispar) Sulut Henry Kaitjily menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara prmprov dan Kemenparekraf dan serta dukungan yang luar biasa dari pelaku pariwisata.
"Kami berbangga, hari ini kick off lima destinasi wisata di Sulut dan merupakan yang paling banyak. Kami apresiasi langkah dari kemenparekraf karena kita harapkan ini merupakan awal pembenahan destinasi mengikuti pola new normal. Semua harus ikut serta untuk mendukung program ini sehingga ke depan turis lokal, domestik maupun asing bisa yakin Sulut melaksanakan new normal dengan baik," katanya.
Selain pembenahan destinasi wisata, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) juga perlu. Untuk itu ke depan, masyarakat setempat termasuk SDM Taman Wisata Sumaru Endo akan dibekali pemahaman menjalankan protokol kesehatan.
"Mulai dari awal wisatawan masuk dengan mengukur suhu tubuh, cuci tangan, pakai hand sanitizer. Kemudian juga semua lokasi di sini diatur dengan diberi tanda untuk physical distancing. Ini perlu pembelajaran bagi para pekerja di sini agar mereka bisa melaksanakan dengan baik," katanya.
Editor: Donald Karouw