4 Masjid Tertua di Sulawesi Utara, Saksi Penyebaran Agama Islam
Berikut 4 masjid tertua di Sulawesi Utara yang berhasil dirangkum
1. Masjid Al-Muttaqin
Masjid ini tidak terlepas dari sejarah masuknya agama Islam di Kota Manado lewat jalur pesisir laut yang dibawa oleh rombongan kesultanan Ternate yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Mereka datang dua rombongan, sekira tahun 1750, satu kapal ke Manado sedang satu kapal lagi ke Sangihe.
Para nelayan itu masuk lewat pesisir laut dan tiba di Pondol yang pada waktu itu merupakan kampung yang letaknya paling ujung, disebelah utara masih merupakan gunung dan hutan rimba. Pondol berasal dari bahasa Bantik yang artinya ujung.
Selain menangkap ikan mereka juga mulai berdakwah tentang ajaran Islam kepada masyarakat pesisir. Lama kelamaan mereka mulai menetap dan semakin berkembang, sehingga dibangunlah Masjid Al Muttaqin pada tahun 1775
Masjid Al Muttaqin yang terletak di Kampung Pondol, Kelurahan Wenang Selatan, Kecamatan Wenang, Kota Manado ini juga tidak lepas dari sejarah Kesultanan Yogyakarta.
Di kawasan Masjid Al Muttaqin dahulu disebut Pondol Raden Mas yang merupakan tempat tinggal dari Pangeran Arya Suryeng Ngalaga, Putra Sultan Hamengku Buwono V dari istrinya Kanjeng Ratu Sekar Kedaton.