3 Hari Tak Pulang ke Rumah, Kakek di Sangihe Ditemukan Tewas Dalam Sumur
"Sambil menunggu korban, saksi memasak sagu untuk dimakan bersama.
Namun hingga beberapa saat kemudian korban tak kunjung terlihat. Saksi akhirnya makan karena sudah lapar. Setelah itu saksi menuju sumur untuk mengambil air, dan mendapati sepatu boots milik korban," tutur AKP R.H. Pakaya.
Curiga bercampur khawatir, saksi terus mencari keberadaan korban, yang didapatinya dalam keadaan tengkurap, dan kepala korban berada di dalam air sumur. Sontak, saksi langsung berteriak meminta pertolongan.
Saksi kemudian bertemu dengan seorang warga bernama Ahasia Manake yang sedang memotong rumput tak jauh dari kebun korban.
Selanjutnya saksi meminta Ahasia Manake agar menghubungi keluarganya di kampung. Tak berselang lama pihak kepolisian bersama Puskesmas Salurang dan masyarakat mendatangi TKP.
Menurut keterangan lisan dr. Murni Rahayu, selaku dokter di Puskesmas Salurang, korban diperkirakan meninggal sejak tiga hari sebelumnya. Dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit hipertensi. Diduga korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya itu kambuh," ujar AKP RH Pakaya.
Editor: Kastolani Marzuki