21 Ton Kopra Tahuna Diekspor ke India di Masa Pandemi Covid-19
"Dari data yang ada, semua jenisnya masuk dalam komoditas pertanian unggulan ekspor asal Sulut, artinya pasar ada yang tertarik," katanya.
Kopra Tahuna yang pertama kali masuk pasar India ini sebelumnya telah melalui rangkaian pemeriksaan oleh pejabat Karantina Pertanian Manado di Wilayah Kerja Tahuna. Sementara produk masih transit di Surabaya maka produk yang telah dinyatakan sehat ini mendapatkan sertifikat kesehatan tumbuhan antar area (KT 12) untuk diproses selanjutnya di Karantina Pertanian Surabaya.
Secara terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil menyebutkan saat ini pihaknya tengah menjajaki kerjasama dengan berbagai pihak agar kawasan pertanian yang berorientasi ekspor dapat memiliki sarana transportasi berupa direct shiptment atau direct call.
Hal ini tentunya sejalan dengan kebijakan Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo, red) yang mendorong peningkatan daya saing produk pertanian khususnya di pasar global.
Digitalisasi dan integrasi layanan karantina untuk memotong waktu tunggu dipelabuhan, pemeriksaan tindakan karantina digudang pemilik dan deregulasi menjadi bagian untuk meningkatkan daya saing yang dilakukan Barantan.
"Saya berharap, ekspor Kopra dari Tahuna dapat rutin dan menjadi pendorong dibukanya akses ekspor langsung dari Pelabuhan Laut Tahuna," ujar Jamil.
Editor: Arther Loupatty