Viral Pusaran Angin di Jeneponto, BMKG: Itu Fenomena Waterspout Sebaiknya Dijauhi
Menjadi pembentuk adalah awan Cb atau cumulonimbus didukung beberapa faktor adanya perbedaan, tekanan, temperatur suhu dan angin.
"Waterspout biasanya terbentuk karena adanya pertumbuhan awan cumulonimbus di atas perairan yang di dukung perbedaan temperatur, tekanan serta angin sehingga jika memungkinkan, maka akan terbentuklah pusaran angin seperti di video itu," ujarnya.
Namun demikian, tidak selamanya terjadi fenomena tersebut, kecuali tiga unsur tadi dapat memungkinkan terjadinya Waterspout.
Peristiwa ini bisa saja terjadi kembali bila faktor pendukungnya memungkinkan. Pada prinsipnya, itu sama dengan angin puting beliung bila terjadi di daratan, bedanya ini di perairan.
"Tentunya berbahaya. Bila ada kejadian seperti itu sebaiknya dijauhi jangan mendekat apalagi yang beraktivitas di perairan misalnya nelayan dan lainnya. Skalanya mikro, tapi tetap berbahaya," ujarnya.