"Kami di Polres bersama Polsek Wara Selatan yang diduga menjadi lokasi ramainya kasus penculikan, akan menyelidiki kasusnya," ujarnya.
Belum lama ini viral pengakuan anak-anak yang merupakan pelajar tingkat SD dan SMP di Kota Palopo mengaku sebagai korban penculikan. Mereka diiming-imingi permen dan cokelat agar mau masuk ke dalam mobil penculik.
Selain itu, para bocah ini mengatakan, pelaku mengaku sebagai utusan orang tua yang ingin menjemput calon korbannya. Untung anak-anak ini tidak mudah percaya dan berhasil lolos sebagai target penculikan pelaku.
Dalam satu pekan terakhir sudah ada tiga anak yang mengaku hampir menjadi korban penculikan. Kondisi ini membuat warga menjadi was-was, khususnya saat anak-anak mereka sekolah.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal