Viral Guru Honorer di Jeneponto Protes Digantikan Adik Kepala Sekolah Baru Lolos PPPK
Menanggapi viralnya dugaan pemecatan guru honorer di Jeneponto, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto langsung turun tangan melakukan mediasi.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Basri, menegaskan bahwa tidak ada pemecatan terhadap guru honorer sebagaimana isu yang berkembang.
“Sebenarnya tidak ada pemecatan, fakta di lapangan tidak ada. Guru itu masih mengajar. Mungkin itu bahasa spontanitas, secara tertulis tidak ada pemecatan cuma rumor yang berkembang,” ujar Basri, Rabu (14/1/2026).
Dia menyebut peristiwa tersebut murni akibat miskomunikasi antara kepala sekolah dan guru honorer.
“Tadi kita sudah damaikan, cuma misskomunikasi,” katanya.
Pascamediasi yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, konflik internal tersebut dinyatakan selesai. Aktivitas belajar mengajar di SD Negeri 7 Bontoramba kini telah kembali berjalan normal seperti sediakala.
Pihak Disdik Jeneponto mengimbau seluruh tenaga pendidik dan kepala sekolah agar mengedepankan komunikasi yang baik serta profesionalisme demi menjaga iklim pendidikan yang kondusif.
Dalam video yang beredar luas, guru honorer perempuan itu mengaku telah mengabdi selama empat tahun di sekolah tersebut. Namun, tiba-tiba dikeluarkan setelah mempertanyakan pergantian dirinya dengan kerabat kepala sekolah.
Editor: Donald Karouw