Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral! Lurah di Bandung Mengamuk di Puskesmas, BKPSDM Bereaksi
Advertisement . Scroll to see content

Viral Emak-Emak Mengamuk di Puskesmas, Gaji 5 Bulan Tak Kunjung Dibayar

Selasa, 23 Januari 2024 - 07:09:00 WIB
Viral Emak-Emak Mengamuk di Puskesmas, Gaji 5 Bulan Tak Kunjung Dibayar
Tangkapan layar emak-emak mengamuk di Puskesmas Lohia, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang viral di media sosial. (Foto: iNews/Andhy Eba)
Advertisement . Scroll to see content

MUNA, iNews.id - Rekaman video emak-emakmengamuk di Puskesmas Lohia, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) viral di media sosial. Dia menuntut gajinya sebagai petugas kebersihan di puskesmas tersebut yang tidak kunjung dibayar selama 5 bulan.

Dalam tayangan video viral tersebut, emak-emak berdaster ini tampak mengamuk sambil membanting tempat sampah di depan puskesmas hingga hancur berkeping-keping. Beberapa pegawai terlihat berada di dalam puskesmas tersebut dan hanya bisa terdiam.

Emak-emak ini diketahui bernama Wa Uma. Ditemui di rumahnya, dia mengaku ketika itu sedang emosi lantaran gaji tak kunjung dibayar. Emosinya makin memuncak saat mendengar informasi dari seseorang bila gajinya belum akan dibayarkan karena puskesmas sedang tidak ada uang.

Sehari setelah mengamuk, Wa Uma bisa sedikit bernapas lega karena honornya akhirnya dicairkan.

"Kejadian dalam video itu hari Kamis. Jumatnya saya dipanggil dan gaji saya lima bulan dibayarkan sebesar Rp1,5 juta," ujarnya, Senin (22/1/2024).

Kendati sudah menerima honor tersebut, Wa Uma mengaku masih ada tunggakan gaji sebelumnya yang belum dibayarkan yakni selama 6 bulan.

Sementara pihak puskesmas hingga saat ini belum mau memberikan keterangan terkait kejadian tersebut dan persoalan penunggakan pembayaran gaji.

Namun pihak puskesmas telah melaporkan oknum yang menyebarkan video tersebut hingga viral. Polisi berencana akan memanggil Wa Uma dan Kepala Puskesmas untuk mencari tahu siapa oknum yang menyebarkan video tersebut.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut