Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wajo Geger, Perempuan 58 Tahun Ditemukan Tewas Membusuk dalam Rumah
Advertisement . Scroll to see content

Tradisi Bugis Baku Tikam dalam Sarung Duel Maut demi Harga Diri

Jumat, 21 Januari 2022 - 05:30:00 WIB
Tradisi Bugis Baku Tikam dalam Sarung Duel Maut demi Harga Diri
Tradisi bugis baku tikam dalam sarung. (Foto: ist/Facebook)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id- Tradisi Bugisbaku tikam dalam sarung, merupakan tradisi pertarungan di dalam sarung yang melibatkan dua orang untuk menyelesaikan suatu masalah.

Bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya suku Bugis, mereka biasa menyelesaikan permasalahan dengan beradu langsung tanpa melibatkan banyak orang.

Dikutip dari wajokab.go.id, asal mula Suku Bugis adalah suku yang tergolong ke dalam suku-suku Deutero Melayu. Masuk ke Nusantara setelah gelombang migrasi pertama dari daratan Asia tepatnya Yunan. Kata "Bugis" berasal dari kata To Ugi, yang berarti orang Bugis. Penamaan "ugi" merujuk pada raja pertama kerajaan Cina yang terdapat di Pammana, Kabupaten Wajo saat ini, yaitu La Sattumpugi. Ketika rakyat La Sattumpugi menamakan dirinya, maka mereka merujuk pada raja mereka. 

Mereka menjuluki dirinya sebagai To Ugi atau orang-orang atau pengikut dari La Sattumpugi. La Sattumpugi adalah ayah dari We Cudai dan bersaudara dengan Batara Lattu, ayahanda dari Sawerigading. Sawerigading sendiri adalah suami dari We Cudai dan melahirkan beberapa anak termasuk La Galigo yang membuat karya sastra terbesar di dunia dengan jumlah kurang lebih 9000 halaman folio. 

Salah satu tradisi Bugis yakni, baku tikam dalam sarung yang dikenal dengan Sigajang Laleng Lipa. Penuntasan pertikaian unik, dengan saling tikam menggunakan senjata Badik atau alat warisan keluarga yang telah diberi mantra leluhur di dalam sebuah sarung. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut