Perkebunan Sawit di Luwu Utara Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang
MAKASSAR, iNews.id - Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Sulsel) turut mendalami penyebab pasti banjir bandang di sejumlah wilayah Kabupaten Luwu Utara. Penyebabnya diduga kuat karena adanya perkebunan sawit dengan area luas di daerah tersebut.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Firdaus Dewilmar mengatakan, terjadi alih fungsi lahan yang diduga kuat menjadi penyebab utama banjir bandang.
"Saya kan sempat meninjau bersama Gubernur, Pangdam dan Kapolda. Nah indikasinya selain karena terjadi penyumbatan sungai, kita temukan juga ada perkebunan sawit besar-besaran," kata Firdaus di Kota Makassar, Sulsel, Senin (27/7/2020).
Menurut dia, perkebunan sawit ini berada di perbatasan Kota Palopo - Kabupaten Luwu Utara. Menurut dia, adanya perkebunan sawit itu karena alih fungsi lahan yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab.
"Kalau ada perkebunan sawit, berarti ada pengalihan hutan, makanya itu diperkuat dengan adanya temuan aktivitas somel di perbatasan antara Palopo-Luwu Utara," ujarnya.