Siswi SMA Bunuh Diri Minum Racun, Disdik: Penyebabnya Asmara, Bukan Sekolah Daring
Fitri mengatakan, dari konfirmasi ke guru dan teman-teman sekolah korban, selama ini tugas sekolah hanya dua hingga tiga. Guru juga tidak sampai menekan siswa terkait PR tersebut. Sementara persoalan jaringan internet selama sekolah daring juga relatif tidak ada.
Teman-teman korban justru menduga korban bunuh diri karena masalah asmara atau percintaan. Pasalnya, korban sempat menelepon sahabatnya dan curhat soal masalah asmaranya. Korban pun menanyakan mengenai racun.
“Mungkin itu bisa jadi motif korban bunuh diri. Karena memang H-1 korban bunuh diri, dia sempat komunikasi dengan sahabatnya dan menanyakan masalah kekasihnya. Setelah itu, dia menanyakan mengenai racun yang bisa membunuh binatang, hama” katanya.
“Saya belum yakin ini karena daring ataupun tugas sekolah. Karena memang dari beberapa keluarga dan teman-temannya juga mengatakan, bukan karena sekolah. Anak ini malah disebut relatif santai menghadapi tugas sekolah,” katanya.
Sebelumnya Miftasari, pelajar SMAN 8 Gowa yang tewas bunuh diri ini sempat viral di media sosial lantaran memposting dirinya saat meminum racun serangga. Korban pun ditemukan sudah tidak bernyawa di bawah kamar tidurnya dalam kondisi mulut terus mengeluarkan busa.