Siswa SMA di Palopo Di-Bully dan Dianiaya 5 Pelaku di Belakang Sekolah, Korban Trauma
Sebelum melepas korban para pelaku terlebih dahulu memastikan kondisi sekolah sudah kosong dari siswa dan guru, pelaku lalu mengancam korban agar tidak mengadu siapa pun.
Pihak keluarga yang tak terima perlakuan para pelaku akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Palopo.
Kapolres Palopo, AKBP M Yusuf Usman mengatakan, lima pelaku ditangkap di rumahnya masing-masing, Sabtu (12/2/2022) lalu, setelah melakukan penyelidikan.
“Ada lima orang yang ikut serta dalam bullying. Dua pelaku berperan menjaga pintu, sementara tiga orang lainnya bertugas menganiaya korban,” katanya, Minggu (13/2/2022).
Dia mengatakan, aksi penganiayaan dan penyekapan terjadi pada Senin (7/2/2022). Korban yang kondisinya luka lebam kemudian dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya dan menjalani perawatan selama empat hari.