Sebanyak 1.500-an Warga Sulsel Jalani Rapid Test
"Karena itu, kami mengambil tindakan untuk melakukan rapid test kepada seluruh warga Sulsel yang telah melakukan perjalanan dari luar daerah," ujar dia.
Sebelumnya sebanyak 235 santri dari pesantren di Jawa Timur asal Sulsel. Dari hasil rapid test ini semua santri tersebut dinyatakan negatif. Namun tetap harus isolasi mandiri selama 14 hari.
"Alhamdulillah semuanya negatif. Mereka diperbolehkan dijemput keluarga, kita juga telah mengedukasi keluarga mereka untuk lakukan isolasi selama 14 hari," katanya.
Meski demikian, Ichsan mengemukakan, tidak semua yang memiliki hasil positif dari tes cepat juga akan menemui hasil sama pada pemeriksaan swab.
"Tes cepat bisa positif kepada orang-orang cross reaction, ada virus memang di dalam tubuhnya tetapi itu bukan corona, ini dinamakan positif palsu tetapi sedikit saja," katanya.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal