Salat Tarawih Pertama Ramadan di Masjid Al Markaz Diikuti Seribuan Jemaah
"Mudah-mudahan salat tarawih malam ini jemaahnya bisa bertahan sampai akhir ramadhan. Biasanya, kalau diawal saja ramai, nanti pertengahan dan akhir Ramadhan sudah banyak pergi di mal dan tempat belanja," katanya.
Andi Sudirman pun kembali menekankan, Pemerintah Provinsi Sulsel telah mengeluarkan surat edaran pada setiap masjid untuk patuh dan taat menerapkan protokol kesehatan selama menjalankan ibadah di bulan suci.
Imam Besar Masjid Al-Markaz, KH M Muammar Bakry mengatakan, pelaksanaan salat tarawih sesuai dengan aturan protokol kesehatan. Saf salat dan duduknya telah dipasarkan tanda agar jarak jamaah tidak saling berdekatan.
"Protokol kesehatan dilakukan secara ketat, mengatur jarak dan untuk jumlah jamaah 50 persen dari kapasitas dari pada masa normal. Kami sediakan juga cuci tangan, dan pengatur suhu, serta menghimbau dan mewajibkan jamaah pakai masker saat masuk masjid," ujarnya.
Muammar menyebutkan, untuk kapasitas Masjid Al-Markaz bisa menampung hingga 10.000an jemaah bila kondisi normal saat ramadhan. Namun tahun ini, tentunya berbeda dan disesuaikan dengan ruangan masjid karena ada pengaturan jarak.