Rafael Batal Lulus Casis Bintara Polri, Anggota DPR Ini Akan Tanya Langsung ke Presiden dan Kapolri
Namun, suasana kegembiraan itu buyar setelah beberapa hari kemudian muncul surat dari Polda Sulut yang menyatakan kalau Rafael Malalangi tidak lulus. Itu sebabnya, mereka pun mengungkapkan aspirasinya melalui anggota DPR Hillary Lasut. Video terkait keresahan pihak keluarga atas kejadian yang menimpa Rafael pun telah viral karena ramai beredar di berbagai platform media sosial.
“Ini nasib orang, orang tuanya dan keluarga sudah melakukan acara syukuran karena memang sudah dinyatakan lulus secara nasional. Mengapa harus berubah? Ironisnya posisi Rafael sudah tergantikan oleh nama orang lain. Mengapa ini harus terjadi di era keterbukaan informasi sekarang. Saya akan berusaha masalah ini tuntas tanpa ada yang dikecawakan,” kata Hillary.
Sementara Polda Sulut telah merespons video viral kisah Rafael. Fakta sebenarnya, menurut Karo SDM Polda Sulut Kombes Pol Octo Budhi Prasetyo, peristiwa ini terjadi karena operator melakukan kesalahan saat menginput data.
Dia menjelaskan, saat diumumkan, nama Rafael lulus di rangking 22 dari total 22 kuota yang tersedia atau di peringkat terakhir. Namun, setelah sidang kelulusan diumumkan, seorang casis datang mengajukan komplain karena nilainya tidak sesuai dengan hasil yang diperoleh, khususnya untuk tes jasmani renang.
"Komplain itu kami akomodasi, terus dicek ke papan live chat, kan ada tanda tangannya. Ternyata memang antara nilai di live chat dan di sini berbeda. Memang itu kesalahan operator saat menginput data, operator dari tim jasmani," ujar Octo, Kamis (29/7/2021).