Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lurah di Pangkep Digerebek di Penginapan Diduga Bersama Staf, Mengaku Urusan Pekerjaan
Advertisement . Scroll to see content

Protokol Kesehatan Diabaikan, Banyak Warga Pangkep Salah Paham Kebijakan New Normal

Selasa, 23 Juni 2020 - 17:05:00 WIB
Protokol Kesehatan Diabaikan, Banyak Warga Pangkep Salah Paham Kebijakan New Normal
Perawat di Pangkep menggelar aksi turun ke jalan. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Sebagian warga di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) dinilai salah paham mengenai kebijakan new normal yang digaungkan pemerintah. Karena itu banyak yang enggan menerapkan protokol kesehatan.

Tim dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pangkep, dr Annas Ahmad mengatakan, hal yang mesti digencarkan sekarang yakni edukasi kepada warga, termasuk di tempat-tempat umum dan pusat keramaian.

"Kebijakan new normal membuat masyarakat enggan menerapkan protokol kesehatan, mereka beranggapan, pusat saja sudah new normal, mengapa pemerintah daerah ingin intervensi," kata dr Annas saat dikonfirmasi, Selasa (23/6/2020).

Selain itu, banyak informasi hoaks yang beredar di masyarakat. Hal ini sangat mempengaruhi kedisplinan warga dalam menjalankan protokol kesehatan. Karena sebagian orang menilai, pandemi ini hanya rekayasa saja.

"Tidak sedikit yang menganggapnya hanya sebuah konspirasi, khususnya masyarakat yang aktif di media sosial dan tidak melakukan pengecekan atas informasi yang diterima," ujar dia.

Namun Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pangkep bersama Satpol PP, TNI dan Polri terus melakukan edukasi ke warga mengenai penting protokol kesehatan saat ini, mulai dari memakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan.

"Kita akan terus berupaya melakukan edukasi agar masyarakat kembali memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan," ujar dia.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut