Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Remaja di Makassar Pesta Miras lalu Serang Permukiman Warga demi Konten, 3 Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Kantongi Terduga Pelaku Perdagangan Manusia di Makassar, Semua Perempuan

Selasa, 15 Desember 2020 - 11:50:00 WIB
Polisi Kantongi Terduga Pelaku Perdagangan Manusia di Makassar, Semua Perempuan
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul. (Foto: Sindonews).
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Polisi telah mengantongi identitas pelaku yang diduga terlibat dalam perdagangan manusia di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kasus ini dilaporkan setelah ada remaja di bawah umur yang berhasil kabur sebelum diberangkatkan ke Kepulauan Aru Maluku.

Korban berinisial ID (17) kabur dari wisma tempat penampungan remaja-remaja perempuan di bawah umur, sebelum berangkat ke daerah tujuan. Para terduga pelaku mengiming-imingi korban bekerja sebagai pramuria tempat karaoke. Ternyata mereka mengetahui akan dijadikan PSK.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul mengatakan, kasus yang dilaporkan ID masih dalam penyelidikan petugas. Namun para pelaku sudah dikantongi identitasnya.

"Kalau sudah naik sidik (penyidikan) baru kita lakukan upaya hukum terhadap dua sampai tiga orang ini. Semuanya (pelaku) wanita," kata Kompol Agus di Kota Makassar, Sulsel, Senin (14/12/2020).

Kepolisian kali ini sedang mengagendakan gelar perkara. Petugas akan menyesuaikan keterangan korban dan sejumlah alat bukti yang telah disita. Mulai dari salinan isi percakapan, KTP baru, hingga bukti pembelian tiket pemberangkatan.

"Jadi kita lengkapi dulu hasil pemeriksaan semua. Setelah kita sidik baru kita juga lakukan penangkapan terduga pelaku ini," tegas Agus.

Temuan sementara, para terduga pelaku merupakan komplotan jaringan besar lintas Provinsi. Namun untuk motifnya masih butuh pemeriksaan intensif. Dia pun tak membantah kalau salah satu terduga pelaku membawa-bawa nama oknum anggota polisi.

"Tapi kita tegaskan siapapun yang terlibat pasti akan kita proses," ujarnya.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut