Peserta Ijtima Ulama Gowa Meninggal dengan Gejala Mirip Corona, Warga Wajo Panik
Sementara menurut keterangan menantunya, almarhum pernah mengikuti pertemuan Ijtima Ulama Zona Asia di Kabupaten Gowa. Namun dalam pendataan, nama almarhum tidak tercantum.
Dengan melihat riwayat gejala HB sebelum meninggal dan di tengah pandemi virus corona saat ini, maka jenazah almarhum harus diberlakukan secaara khusus sesuai penanganan pasien virus corona.
“Tidak ada riwayat penyakit almarhum di puskesmas, hanya gejala seperti batuk, pilek, dan sesak napas. Untuk mengurangi risiko, maka pemakaman almarhum dilakukan dengan protokol Covid-19,” katanya.
Pascakematian peserta Ijtima tersebut, Dinas Kesehatan Wajo mengatakan akan menggelar rapid test terhadap 10 orang keluarga HB. Dinas Kesehatan juga menelusuri orang-orang yang pernah berinteraksi dengan HB selama dua minggu terakhir hingga akhirnya kakek 60 tahun itu meninggal.
Editor: Maria Christina