Perindo Sulsel Siapkan Kader Pemimpin Masa Depan, Perkuat Basis Elektoral Lewat Ketokohan dan Pelayanan Masyarakat
Abdul Hayat menilai, struktur yang lengkap belum cukup untuk membangun kekuatan politik yang berkelanjutan. Menurut dia, organisasi harus ditopang figur yang memiliki kapasitas, rekam jejak, dan kepercayaan publik agar mampu menjadi representasi partai di setiap daerah.
"Struktur yang kuat dan kader yang banyak harus diiringi dengan hadirnya figur-figur yang dipercaya masyarakat. Karena itu, DPW Sulawesi Selatan menerapkan dua strategi secara bersamaan," kata pria yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel periode 2019-2022 ini.
Dia menjelaskan, strategi tersebut dilakukan melalui pendidikan politik, pelatihan kepemimpinan, dan kaderisasi berjenjang, sekaligus merekrut tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang yang memiliki kesamaan visi dengan Partai Perindo. Pendekatan itu diarahkan untuk melahirkan kader pemimpin yang berkapasitas, berintegritas, dan dekat dengan masyarakat.
Penguatan kaderisasi juga dibarengi transformasi tata kelola melalui digitalisasi pendataan pengurus dan kader. Sistem database terpadu disiapkan untuk mendukung administrasi kepengurusan, memetakan potensi kader, serta memastikan kesiapan menghadapi verifikasi administrasi maupun verifikasi faktual oleh KPU.
Selain merekrut anggota melalui berbagai komunitas dan kelompok masyarakat, DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan menjalankan Program 'Satu Pengurus Merekrut Anggota Baru' untuk mencapai target sedikitnya 1.000 anggota aktif di setiap kabupaten dan kota. Rekrutmen tersebut dibarengi program pelayanan masyarakat sebagai bagian dari kaderisasi dan penguatan kedekatan dengan publik.