Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini M 4,4 Guncang Sumur Banten, Berpusat di Laut
Advertisement . Scroll to see content

Penjelasan BMKG soal Curah Hujan Tinggi yang Picu Banjir Bandang di Luwu Utara

Minggu, 19 Juli 2020 - 20:45:00 WIB
Penjelasan BMKG soal Curah Hujan Tinggi yang Picu Banjir Bandang di Luwu Utara
Banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel), berdampak pada sedikitnya 4.202 unit rumah, dan puluhan fasilitas umum lainnya. (Foto: BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan banjir bandang yang menerjang Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) dipicu akibat  tingginya curah hujan di wilayah itu.

Kepala Bidang Analisis Variabilitas Iklim BMKG, Indra Gustari mengatakan, Luwu Utara merupakan salah satu daerah di Sulsel yang curah hujannya tinggi sepanjang tahun.

“Curah hujan kalau kita meninjau di Luwu Utara, Luwu Utara adalah daerah yang curah hujannya hampir tinggi sepanjang tahun,” kata Indra dalam Konferensi Pers penanganan banjir bandang Luwu Utara, Sulawesi Selatan di Media Center BNPB, Jakarta (19/7/2020). 

Indra mengatakan, Luwu Utara merupakan wilayah yang berada di zona hitam yang artinya adalah curah hujan harian per 10 hari.

Di mana hampir sepanjang tahun curah hujannya di atas 50 mm. “Dan memang secara ketika ada event di mana contoh fenomena global, curah hujannya bisa turun. Tetapi secara rata-rata di atas 50 mm,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut