Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Kekerasan Guru SMPN kepada Siswa Terjadi di Cimahi, Kadisdik: Selesai dengan Mediasi
Advertisement . Scroll to see content

Pengeroyokan Guru di Gowa, Disdik: Orang Tua Tak Bisa Intervensi ke Ruang Kelas

Kamis, 05 September 2019 - 16:35:00 WIB
Pengeroyokan Guru di Gowa, Disdik: Orang Tua Tak Bisa Intervensi ke Ruang Kelas
Kadisdik Sulsel menengok langsung korban, Astiah, guru yang dikeroyok siswa dan orang tuanya di Gowa Sulsel. (Foto: iNews/Bugma).
Advertisement . Scroll to see content

GOWA, iNews.id - Kasus pengeroyokan dua orang tua siswa terhadap seorang guru SD di Kabupaten Gowa mendapat respons Pemerintah Sulawesi Selatan (Sulsel). Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), Irman Yasin Limpo, menengok langsung kondisi korban.

Irman mengatakan, sangat menyayangkan tindakan kedua wali murid tersebut. Mereka telah melakukan kekerasan di lingkungan sekolah, bahkan di depan puluhan murid SDN Pa’bangiang.

"Ada ruang yang memang tidak bisa diintervensi orang tua, yakni di dalam kelas," kata Irman kepada wartawan di SDN Pa’bangiang, Jalan Andi Tonro, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulsel, Kamis (5/9/2019).

Aksi kekerasan kedua orang tua ini viral di media sosial. Dia menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh para pelaku, terlebih saat proses belajar mengajar berlangsung.

Menurut dia, masing-masing guru pasti punya kekurangan. Namun mereka punya nilai lebih yang harus diapresiasi, yakni meningkatkan kemampuan siswa-siswi di kelas. Anak murid seorang guru jumlahnya puluhan orang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut