Pengeroyokan Brutal oleh Geng Motor Terekam CCTV, 2 Pemuda di Baubau Luka-Luka
Akibat penganiayaan tersebut, kedua korban mengalami luka lebam dan luka lecet di sejumlah bagian tubuh. Kulit pada bagian punggung belakang korban juga terkelupas akibat terseret di aspal. Selain itu, korban mengaku telepon genggam miliknya diduga dibawa kabur oleh para pelaku.
Usai kejadian, kedua korban dibawa kerabatnya ke rumah sakit untuk menjalani visum. Mereka kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polres Baubau.
Korban, bernama Yamin mengatakan, tidak mengenal para pelaku dan tidak mengetahui alasan dirinya menjadi sasaran pengeroyokan.
"Saya ditarik terus diinjak lagi pakai motor, belu sempat berdiri terus dikeroyok lagi. Ada sekitar 20 orang dan saya tidak kenal sama sekali," kata Yamin.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Baubau, Iptu Rino Asnan ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kasus pengeroyokan yang dilakukan sejumlah pemuda menggunakan sepeda motor. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kedua korban diduga menjadi sasaran yang keliru dalam aksi tersebut.
"Ini adalah korban salah sasaran, jadi pelaku yang sebelumnya miras di Gedung Sekar Alam memalang korban di depan SMA 2. Korban ini tidak terlibat dengan kejadian sebelumnya, yaitu miras bersama di Gedung Sekar Alam," ujar Iptu Rino.
Polisi kini terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap seluruh pelaku yang terlibat. Hingga saat ini, dua orang terduga pelaku telah ditangkap dan jumlah tersangka masih berpotensi bertambah seiring proses penyidikan berlangsung.
Editor: Kurnia Illahi