Pengamat Politik: Calon Kepala Daerah di Soppeng-Gowa Berpotensi Lawan Kotak Kosong
Pengamat politik lain dari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) Firdaus Muhammad mengatakan, potensi kandidat tunggal melawan kolom kosong cukup besar. Prediksi itu memang bisa saja terjadi selama belum ada kandidat yang bertarung melawan.
"Bila melihat pasangan kandidat di Soppeng (Kaswadi-Lutfi) telah menyatu bahkan intens melaksanakan sosialisasi sampai mendominasi di daerahnya, tentu figur lain akan berpikir. Mereka lebih memilih tidak maju karena melihat kekuatan mereka," kata Firdaus.
Meski demikian, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UINAM itu menilai potensi kemenangan Kaswadi-Lutfi melawan kolom kosong cukup besar. Selain karena Kaswadi berstatus petahana dan dianggap berhasil membangun Soppeng, dia juga memiliki infrastruktur yang matang didukung dengan koalisi partai politik.
"Tidak hanya kinerjanya selama ini menjadi bupati yang mendapat apresiasi, peluang menang juga ada karena banyak faktor pendukung, baik parpol maupun masyarakat di sana. Namun, semua bisa saja berubah tergantung kondisi peta politik di daerah masing-masing," katanya.
Sejauh ini, pasangan Kaswadi-Lutfi telah diusung sejumlah parpol melalui rekomendasi. Parpol itu di antaranya Golkar yang memiliki 12 kursi di DPRD Soppeng, disusul NasDem lima kursi, Gerindra tiga kursi, PAN dan PKB satu kursi, dan terbaru PDIP lima kursi.