Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Siswi SMP di Makassar Dijambret hingga Terseret, Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku
Advertisement . Scroll to see content

Penanganan Covid-19 di Makassar Diumpamakan Seperti Membuang Garam ke Laut

Jumat, 12 Juni 2020 - 11:55:00 WIB
Penanganan Covid-19 di Makassar Diumpamakan Seperti Membuang Garam ke Laut
Warga Makassar palang jalan tolak rapid test. (Foto: iNews/Andi Deri)
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Penanganan virus corona di Kota Makassar diumpamakan seperti membuang garam ke laut. Sebab saat pemerintah sibuk melakukan rapid test dan penelusuran kontak pasien positif Covid-19, banyak warga yang tak patuh aturan protokol kesehatan.

Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Zakir Sabara H Wata menilai, Pemerintah Kota Makassar malah membuka tempat umum yang menjadi titik kerumunan warga tanpa memilik menetapkan standar protokol kesehatan di sana.

"Prinsip dasar Covid-19 ini social dan physical distancing. Tunjukan pada saya di mana rumah makan di Makassar yang terapkan konsep tersebut," kata Zakir saat Webinar New Normal Sulsel yang disiarkan iNews, Kamis (11/3/2020) kemarin.

Menurut dia, bila tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Makassar masif melakukan rapid test dan contact tracing, namun masih banyak orang berkumpul dan saling berinteraksi, sama saja membuang garam ke laut. Pola penanganan pandemi virus corona ini dinilai sia-sia.

Dia menilai, suatu hal yang keliru bila Pemerintah Kota Makassar merasa sudah maksimal melakukan penelusuran dengan semakin banyaknya angka kasus Covid-19. Sebab, kondisi tenaga medis rumah sakit yang menangani kasus ini harus lah diperhatikan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut