JANEPONTO, iNews.id – Seorang ibu menangis tersedu-sedu dan memeluk pegawai di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Janeponto, Sulawesi Selatan, Kamis (5/12/2019). Sambil membawa sebuah dokumen, wanita tersebut terus menanyakan kejelasan kasus pemerkosaan yang menimpa anaknya.
Isra Daeng Bola menangis tak terima lantaran pemerkosa anaknya yang merupakan tetangga tidak ditahan polisi dan masih berkeliaran. Anak Isra masih duduk di bangku sekolah dasar. Isra mengetahui hal tersebut karena curiga sang anak terus mengeluh sakit di bagian kemaluan.
Kasus Pemerkosaan Bocah di Gunung Putri, Ini Kronologi versi Teman Korban
“Terus saya harus bagaimana?” ucap Isra sambil terisak. Salah seorang pegawai Kejari Janeponto menjelaskan proses berkasnya masih belum selesai dan belum ada pemanggilan terhadap pelaku.
Merasa tak mendapat jawaban, Isra bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak Janeponto, Sitti Juniati mendatangi Polres Janeponto. Di sana Isra kembali mempertanyakan kenapa pemerkosa anaknya tak kunjung ditangkap. Padahal dirinya sudah melapor sejak 7 Agustus 2019.
Ayah di Bangka Tengah Perkosa Anak Kandung 8 Tahun, sejak Istrinya Meninggal
“Aku stres kenapa pelaku masih bebas, di mana keadilan? Anakku dicabuli, sampai trauma. Bagaimana hasilnya,” ucap Isra juga sambil menangis.