Pasutri dan Balita Asal Pinrang Jadi Korban Sriwijaya Air, Duka Selimuti Rumah Keluarga
Sri Wahyuni mengaku baru kali ini merasa sangat berat saat orang tuanya hendak ke Pontianak. Dia tidak menyangka apa yang dirasakannya justru berujung duka mendalam.
“Saya ada firasat, waktu mereka mau jalan, saya kemarin itu merasa berat, terlalu berat mau ditinggal. Saya mau menangis terus. Baru kali ini saya merasa begitu,” kata Sri Wahyuni.
Sementara Kepala Desa Watang Pulu Darmawan juga mengatakan dua warganya menjadi korban dalam insiden kecelakaan pesawat di perairan Kepulauan Seribu.
“Iya benar, ada dua warga kami yang menjadi penumpang dalam pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu itu. Kalau suaminya itu KTP-nya tidak di sini, di Pontianak,” kata Darmawan.
Editor: Maria Christina