Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Olah TKP Teror Rumah Warga Probolinggo, Pelaku Terekam CCTV Lempar Bahan Peledak
Advertisement . Scroll to see content

Olah TKP Ledakan Bom di Polsek Bontoala, Ini yang Dibawa Tim Inafis

Senin, 01 Januari 2018 - 10:03:00 WIB
Olah TKP Ledakan Bom di Polsek Bontoala, Ini yang Dibawa Tim Inafis
Tim Inafis Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan bom rakitan di Mapolsek Bontoala, Makassar. (Foto: iNews.id/Azis Nizar)
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Mabes Polri dan tim Labfor Polri Cabang Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan bom rakitan di Markas Polsek Bontoala, Makassar, Senin (01/01/2018).

Polda Sulsel juga menurunkan satu ekor anjing pelacak dalam penyelidikan tersebut. Dari hasil penyelidikan, tim Inafis mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya serpihan baut dan paralon dari bom rakitan yang meledak, serta sepasang sandal yang diduga milik pelaku saat melarikan diri di belakang halaman polsek.

Guna penyelidikan lebih lanjut, hingga saat ini di area kejadian Mapolsek Bontoala dipasang garis polisi. Sebagian jalan di depan Mapolsek juga ditutup sementara bagi para pengguna jalan untuk kepentingan penyelidikan.

Olah TKP kasus teror bom rakitan itu mendapat perhatian puluhan warga sekitar. Mereka melihat proses penyelidikan yang dilakukan tim gabungan Mabes Polri dari kejauhan. Terkait kasus itu, pelayanan masyarakat di polsek juga sementara terganggu.

Sebelumnya diberitakan, sebuah bom rakitan meledak di Markas Polsek Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (01/01/2018). Akibat kejadian itu, dua anggota polsek yang sedang berjaga di kantor mengalami luka terkena serpihan bom.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut