Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lurah di Pangkep Digerebek di Penginapan Diduga Bersama Staf, Mengaku Urusan Pekerjaan
Advertisement . Scroll to see content

Menderita Tumor di Wajah, Remaja 13 Tahun di Pangkep Putus Sekolah

Jumat, 30 Oktober 2020 - 12:55:00 WIB
Menderita Tumor di Wajah, Remaja 13 Tahun di Pangkep Putus Sekolah
Remaja 13 tahun di Pangkep menderita tumor di bagian wajah. (Foto: iNews/Saharuddin).
Advertisement . Scroll to see content

PANGKEP, iNews.id - Seorang remaja putri berusia 13 tahun di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), menderita tumor di bagian wajahnya. Saat ini dia enggan melanjutkan sekolah karena malu dengan kondisinya.

Remaja tersebut atas nama Mantasia Anas. Pada 2019 lalu, remaja tersebut memutuskan untuk putus sekolah lantaran mengidap tumor ganas yang terus membesar di bagian wajah. Dia pun hanya bisa mengurung diri di rumah.

Putri dari pasangan Muhammad Anas dan Murni, warga Kampung Pottuppunge, Desa Tabo-Tabo, Kecamatan Bungoro ini awalnya hanya mengalami bengkak di wajah. Namun lama-kelamaan membesar hingga akhirnya divonis mengidap tumor.

Benjolan yang ada di pipi kanannya itu menutupi mata kanan dan satu lubang hidungnya. Dokter dari puskesmas sudah meminta orang tua remaja ini membawa anaknya ke RSUD Batara Siang Pangkep untuk pengobatan.

"Kami terkendala biaya dan obatnya ternyata tidak ditanggung BPJS," kata Murni, ibu Mantiasa, Jumat (30/10/2020).

Dia menceritakan, bulan lalu anaknya pernah dijemput oleh petugas dari yayasan untuk mendapat penanganan medis di RS Batara Siang Pangkep. Kemudian dirujuk ke RS Ibnu Sina Makassar. Tapi tidak lama pasien diminta pulang.

"Tapi disuruh pulang untuk menunggu informasi dari RS Ibnu Sina. Tapi sampai sekarang tidak ada konfirmasi kembali," ujar dia.

Murni berharap pemerintah daerah bisa membantu pengobatan putrinya ini. Karena penghasilan sang bapak sebagai buruh lepas dianggap tidak mencukupi untuk keperluan medis Mantiasa. Sementara sang anak kini semakin murung di rumah.

"Saya juga hanya bisa menangis melihat dia (Mantasia) seperti ini," katanya.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut