Makna dan Filosofi Baju Adat Buton yang Dipakai Jokowi saat Upacara HUT RI

Dijelaskan bahwa kerajaan Buton didirikan oleh sekelompok orang yang berasal dari latar belakang suku dan etnis yang berbeda. Mereka yakni Dungkusangia yang berasal dari Tiongkok-Mongol, Mia Patamiana dari Melayu, Wa Kaa Kaa dari Jawa-Mongol dan Sibatara dari Jawa
Filosofi di balik baju adat Buton Dolomani tersebut ternyata mengandung banyak unsur, di antaranya sulaman tangan bermotif bunga rongo. Bunga ini melambangkan perjalanan seorang pemimpin.
Motif tersebut disulam dari bawah ke atas yang artinya seorang pemimpin, lalu dari atas ke bawah yang menandakan kesederhanaan dan peduli akan rakyatnya.
Ada juga ornamen tumbuhan dengan buah yang manis, tapi gatal. Itu menggambarkan bahwa seorang sultan harus waspada terhadap bahaya yang mengancam daerahnya.
Pada kopiah yang dikenakan, ada motif bunga dan tulisan kaligrafi 'maulana' yang mana filosofinya adalah seorang pemimpin harus membawa kesejahteraan. Pemimpin juga harus amanah dan mengutamakan kepentingan rakyat daripada dirinya sendiri.