Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mayat Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Tepi Jalan Sampit, Diduga Terlindas Truk
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Penemuan Mayat Mantan Polwan, Putri Korban Curiga karena WA Tak Dibalas

Senin, 05 Oktober 2020 - 21:40:00 WIB
Kronologi Penemuan Mayat Mantan Polwan, Putri Korban Curiga karena WA Tak Dibalas
Tim Inafis Polrestabes Makassar dan Dokpol Polda Sulsel mengevakuasi mayat korban mantan Polwan, Sabtu (3/10/2020). (Foto: iNews/Leo Muhammad Nur)
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.idPenemuan mayat mantan Polwan di tempat tidur rumahnya Jalan Bayam, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dengan kondisi tubuh kehitaman dan rambut berdiri, masih menggegerkan warga. Hingga Senin (5/10/2020), polisi belum bisa memastikan penyebab kematian korban Risma Niswati (49).

Tante korban, Niar menyebutkan, korban terakhir kali dilihat oleh tetangga pada Jumat malam kemarin, saat keluar mencari makan. Kronologi penemuan mayat korban berawal dari kecurigaan putri kandungnya, Yusti Ayuni Dewi (24), warga Jalan Gusung Abadi RT 002 /RW 001, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Yusti mencemaskan ibunya karena seharian tidak membalas pesan WhatsApp-nya. Karena perasaannya tidak enak, dia menghubungi omnya dan meminta untuk mengecek rumah ibunya, Sabtu (3/10/2020).

“Katanya Sabtu habis Magrib, omnya ke sini karena ada telepon dari anaknya Risma ini. Dia suruh lihat mamaknya karena satu harian belum balas WhatsApp mamaknya. Pintunya lalu didobrak karena dia tinggal sendiri,” kata tante korban, Niar.

Niar menduga korban tewas akibat tersetrum listrik karena korban ditemukan dalam keadaan terlentang dengan wajah dan badan kehitaman. Rambut korban juga berdiri. Namun, keluarga tetap menyerahkan kasus ini ke pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut