Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam
Advertisement . Scroll to see content

Kesal Tak Dihargai, Suami Aniaya Istri Hingga Tewas di Makassar

Selasa, 13 Agustus 2019 - 21:30:00 WIB
Kesal Tak Dihargai, Suami Aniaya Istri Hingga Tewas di Makassar
Rahman (kanan) suami yang tega menganiaya istrinya ditangkap anggota Resmob Polsek Panakkukang, Makassar. (Foto: iNews.id/Muhammad Nur Bone)
Advertisement . Scroll to see content

Berdasarkan pengakuan korban sebelum meninggal, pelaku datang ke rumahnya dan langsung melakukan penganiayaan dengan cara memukul menggunakan papan dengan lebar 65 centimeter.

“Korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan mendalam untuk diketahui pasti penyebab kematiannya. Dan kasus ini juga sementara dalam penyelidikan untuk dilakukan pengejaran terhadap terlapor,” katanya.

Polisi yang menerima laporan terkait kasus penganiayaan langsung melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku ke rumah orang tuanya di Jalan Bonto Bila Kota Makassar. Pelaku kemudian ditangkap tanpa perlawanan. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Posko Resmob Polrestabes Makassar untuk diperiksa lebih lanjut.

Dantim Resmob Polsek Panakukkang, Bripka Dzul Qadri mengatakan, aksi pelaku menganiaya istrinya karena merasa tidak dihargai. “Pelaku mengakui telah menganiaya istrinya karena merasa tak dihargai lagi,” katanya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 dan 338 KUHP dengan ancaman kurungan penjara selama 10 tahun.

Kepada penyidik, pelaku Rahman mengaku menganiaya istrinya dengan balok kayu lantaran emosi dan kesal korban kerap meninggalkan rumah saat dirinya berangkat kerja. Puncaknya, pada Senin (12/8/2019), Rahman yang kembali ke rumah lagi-lagi tidak menemukan istrinya di rumah.

Pelaku pun emosi dan akhirnya menganiaya korban menggunakan balok kayu di bagian tubuh dan kaki korban hingga korban harus dilarikan ke rumah sakit. “Saya menyesal dan meminta maaf kepada keluarga korban,” ucapnya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut