Kasus Bom di Makassar, Kapolri: Masyarakat Jangan Takut, Urusan Teroris Serahkan pada Kami
Dia menegaskan pelaku berasal dari kelompok Jemaah Ansharut Daulah (JAD) yang sebelumnya telah diamankan Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri.
"Kelompok JAD, mereka (pelaku) bagian dari itu. Inisial serta data-datanya sudah kita cocokan (inisial L). Ledakan yang terjadi society boom dengan menggunakan jenis bom panci. Kelompok ini tergabung atau terkait dengan kelompok yang pernah melaksanakan kegiatan operasi di Jolo, Filipina tahun 2018," paparnya.
Mantan Kabareskrim Polri ini menerangkan, Densus 88 juga menangkap empat orang yang diduga terkait dengan kelompok JAD di Makassar, sekaligus mengetahui aksi teror di Gereja Katedral.
"Hari ini kita sudah amankan sekitar 4 orang di wilayah Bima yang tentunya kita amankan karena terkait dengan kelompok teror," ujarnya.
Sigit menyampaikan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan sejumlah organisasi masyarakat untuk terlibat dalam pengamanan dalam masa perayaan Misa, Puasa Ramadan dan Idul Fitri.