Juru Parkir Jujur di Makassar yang Kembalikan Uang Rp24 Juta Diangkat Jadi Pengawas
Irwan mengaku tak pernah membayangkan akan diangkat di posisi itu. Keputusannya menjadi jukir saat ini lantaran dia tak punya modal ijazah mencari kerja. Dia menjadi jukir sejak sekitar 11 tahun lalu, saat dirinya belum berkeluarga.
"Dulu orang tua tidak mampu menyekolahkan, jadi saya putus sekolah. Daripada menganggur, saya pilih jadi jukir. Saya mau kerja apa, tapi ijazah saja tidak ada," kata Irwan.
Irwan menceritakan, dirinya menemukan uang Rp24 juta itu sekitar seminggu lalu di kawasan pusat perbelanjaan Makassar Town Square (MTos), Kota Makassar. Saat itu, dia tak sengaja menendang kantongan hitam saat hendak pergi membeli minum. Dia lalu membuka plastik itu dan kaget mengetahui isinya uang tunai pecahan Rp100.000 dengan total senilai Rp24 juta.
"Sudah lama kejadiannya. Cuma itu yang punya uang melapor ke PD Parkir kalau ada jukir yang jujur, makanya saya dipanggil," ucapnya.
Saat menemukan uang tersebut, Irwan mengaku tak sedikit pun punya niat buruk. Yang terlintas dalam pikirannya hanya menemukan pemiliknya. Sikap ini menurutnya hasil didikan orang tua sejak dia masih kecil.
"Orang tua selalu ingatkan, biarpun kami orang tak punya, namun hidup harus jujur. Ini yang saya terapkan. Jadi saya tidak punya niat untuk mengambil uang itu. Saya hanya ingin mencari uang yang halal," ujar Irwan.
Editor: Maria Christina